Mengenal Sistem Airport to Airport dalam Garuda Indonesia Cargo
Jakarta – Airport to airport Garuda Indonesia Cargo merupakan layanan pengiriman barang melalui jalur udara dari bandara di kota asal menuju bandara di kota tujuan. Dalam sistem ini, pengirim menyerahkan barang di Garuda Indonesia Cargo Service Center (CSC) pada titik keberangkatan. Setelah barang tiba di bandara tujuan, penerima mengambil barang di lokasi layanan cargo yang ditentukan.
Sistem airport to airport cocok untuk kebutuhan pengiriman antarkota dan antarpulau yang membutuhkan transportasi udara. Garuda Indonesia Cargo juga menyediakan layanan untuk berbagai kategori barang, mulai dari general cargo hingga beberapa jenis special cargo.
Apa Itu Airport to Airport Garuda Indonesia Cargo?
Airport to airport berarti pengiriman berlangsung dari bandara asal ke bandara tujuan.
Contohnya, sebuah perusahaan ingin mengirim spare part dari Jakarta ke Makassar. Pengirim membawa barang ke titik layanan cargo di Jakarta. Setelah proses penerimaan dan pemeriksaan selesai, Garuda Indonesia Cargo mengangkut barang menuju bandara tujuan di Makassar.
Setelah barang tiba, penerima mengambil barang di terminal atau lokasi cargo tujuan.
Sistem ini berbeda dengan layanan door to door. Airport to airport hanya mencakup perjalanan cargo antarbandara. Pengirim dan penerima mengatur transportasi darat menuju dan dari bandara secara terpisah.
Bagaimana Cara Kerja Airport to Airport Garuda Cargo?
Proses pengiriman airport to airport melalui beberapa tahapan.
1. Tentukan Kota Asal dan Kota Tujuan
Pertama, tentukan lokasi keberangkatan dan tujuan barang. Informasi tersebut membantu pihak cargo mengecek rute dan jadwal penerbangan yang tersedia.
Garuda Indonesia Cargo menyediakan fasilitas untuk mengecek jadwal berdasarkan origin, destination, tanggal, dan leg penerbangan melalui sistem cargo mereka.
2. Siapkan Informasi Barang
Pengirim perlu memberikan informasi secara lengkap, seperti:
- Jenis barang
- Jumlah koli
- Berat barang
- Dimensi barang
- Kota asal
- Kota tujuan
- Data pengirim
- Data penerima
Informasi yang akurat membantu pihak cargo menentukan proses penanganan dan perhitungan biaya.
3. Kemas Barang dengan Baik
Gunakan kemasan yang sesuai dengan karakteristik barang. Barang pecah belah membutuhkan perlindungan tambahan, sedangkan barang berukuran besar membutuhkan kemasan yang kuat.
Untuk jenis cargo tertentu, pengirim juga perlu mengikuti persyaratan penanganan, dokumentasi, marking, dan labelling sesuai ketentuan cargo udara.
4. Serahkan Barang ke Cargo Service Center
Pengirim membawa barang ke Cargo Service Center (CSC) atau lokasi penerimaan cargo sesuai ketentuan rute.
Garuda Indonesia Cargo memiliki jaringan Cargo Service Center di berbagai kota. Daftar lokasi CSC dapat berubah, sehingga pengirim sebaiknya mengecek lokasi terbaru sebelum mengirim barang.
5. Proses Pemeriksaan dan Administrasi
Petugas cargo melakukan pemeriksaan terhadap barang sebelum keberangkatan. Proses ini dapat mencakup pemeriksaan keamanan, penimbangan, pengecekan dokumen, dan verifikasi jenis barang.
Setelah proses administrasi selesai, pihak cargo memproses barang untuk keberangkatan.
6. Barang Berangkat ke Bandara Tujuan
Garuda Indonesia Cargo kemudian mengatur pengangkutan barang menuju bandara tujuan sesuai jadwal dan ketersediaan penerbangan.
Pengiriman dapat menggunakan jaringan penerbangan yang tersedia untuk rute tersebut.
7. Penerima Mengambil Barang
Setelah barang tiba di bandara tujuan, penerima mengambil barang di area cargo incoming sesuai prosedur yang berlaku.
Penerima perlu menyiapkan identitas dan dokumen pengambilan sesuai persyaratan pihak cargo. Garuda Indonesia juga menyediakan fasilitas layanan pengambilan cargo di lokasi tertentu.
Apa Perbedaan Airport to Airport dan Door to Door?
Perbedaan utama terletak pada titik awal dan akhir layanan.
Pada sistem airport to airport, pengirim membawa barang ke bandara asal dan penerima mengambil barang di bandara tujuan.
Sementara itu, layanan door to door mencakup pengambilan barang dari alamat pengirim hingga pengantaran ke alamat penerima.
| Airport to Airport | Door to Door |
|---|---|
| Pengirim menyerahkan barang di titik cargo | Penyedia jasa mengambil barang di alamat pengirim |
| Cargo bergerak dari bandara ke bandara | Cargo bergerak dari alamat ke alamat |
| Penerima mengambil barang di bandara tujuan | Penyedia jasa mengantar barang ke alamat penerima |
| Pengirim mengatur transportasi menuju bandara | Penyedia jasa menangani transportasi sesuai layanan |
| Cocok untuk kebutuhan antarbandara | Cocok untuk kebutuhan pengiriman lengkap |
Jenis Barang yang Bisa Dikirim melalui Garuda Indonesia Cargo
Garuda Indonesia Cargo menyediakan beberapa kategori produk cargo. Sistem cargo mereka mencakup General Cargo serta berbagai kategori special cargo.
Beberapa kategori yang tersedia antara lain:
- General Cargo
- Dangerous Goods
- Perishable Goods
- Pet & Animals
- Pharmaceutical Goods
- Valuable Goods
- Human Remains
- Valet & Automobile
Setiap kategori memiliki persyaratan yang berbeda. Pengirim perlu menyampaikan informasi barang secara lengkap agar pihak cargo dapat menentukan penanganan yang tepat.
Keuntungan Menggunakan Sistem Airport to Airport
Sistem airport to airport memberikan beberapa keuntungan untuk kebutuhan pengiriman tertentu.
Pengiriman Lebih Cepat
Jalur udara dapat membantu perusahaan mengirim barang antarkota dan antarpulau dalam waktu yang relatif cepat.
Karena itu, banyak perusahaan menggunakan cargo udara untuk kebutuhan spare part, barang operasional, produk retail, dan kebutuhan bisnis lainnya.
Cocok untuk Pengiriman Antarpulau
Indonesia memiliki wilayah geografis yang luas dengan banyak pulau. Transportasi udara membantu perusahaan menghubungkan berbagai kota tanpa harus mengandalkan jalur laut untuk seluruh perjalanan.
Fleksibel untuk Perusahaan
Perusahaan yang memiliki kendaraan atau tim operasional di kota tujuan dapat mengambil barang langsung dari bandara.
Model ini memberikan perusahaan kontrol lebih besar terhadap proses distribusi tahap akhir.
Mendukung Berbagai Kebutuhan Cargo
Garuda Indonesia Cargo menyediakan beberapa kategori layanan, sehingga pengirim dapat memilih penanganan sesuai jenis barang dan kebutuhannya.
Tips Mengirim Barang melalui Airport to Airport
Agar proses pengiriman berjalan lancar, perhatikan beberapa hal berikut.
Gunakan Kemasan yang Sesuai
Pilih kemasan berdasarkan karakter barang. Tambahkan perlindungan untuk barang yang mudah pecah atau membutuhkan penanganan khusus.
Ukur dan Timbang Barang
Catat berat dan dimensi setiap koli sebelum meminta tarif. Data tersebut membantu pihak cargo menghitung biaya dengan lebih akurat.
Pastikan Dokumen Lengkap
Siapkan dokumen yang diperlukan sesuai jenis barang dan tujuan pengiriman. Barang khusus dapat membutuhkan dokumen tambahan.
Cek Jadwal Penerbangan
Pastikan jadwal penerbangan sesuai dengan kebutuhan pengiriman. Untuk barang yang memiliki batas waktu, koordinasikan jadwal dengan pihak cargo lebih awal.
Informasikan kepada Penerima
Berikan informasi pengiriman kepada penerima agar mereka dapat menyiapkan proses pengambilan barang di bandara tujuan.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Airport to Airport Garuda Cargo?
Sistem airport to airport Garuda Indonesia Cargo cocok untuk perusahaan atau individu yang membutuhkan pengiriman cepat melalui jalur udara dan dapat mengatur transportasi menuju serta dari bandara.
Contohnya, sebuah perusahaan di Jakarta membutuhkan komponen mesin untuk operasional di Manado. Perusahaan dapat mengirim komponen tersebut melalui cargo udara dari Jakarta menuju Manado.
Setelah barang tiba di bandara tujuan, tim perusahaan mengambil barang dan membawanya ke lokasi operasional menggunakan kendaraan sendiri.
Model seperti ini cocok bagi perusahaan yang sudah memiliki jaringan distribusi atau tim operasional di kota tujuan.
Cara Melacak Pengiriman Garuda Indonesia Cargo
Garuda Indonesia Cargo menyediakan sistem pelacakan berdasarkan Air Waybill (AWB). Pengirim dapat menggunakan nomor AWB untuk mengetahui informasi mengenai status pengiriman melalui sistem cargo yang tersedia.
Nomor AWB sebaiknya disimpan setelah proses pengiriman selesai. Penerima juga dapat menggunakan nomor tersebut ketika membutuhkan informasi mengenai status cargo.
Kesimpulan
Airport to airport Garuda Indonesia Cargo merupakan sistem pengiriman barang dari bandara asal menuju bandara tujuan. Pengirim menyerahkan barang di titik layanan cargo pada kota asal, sedangkan penerima mengambil barang di lokasi cargo pada kota tujuan.
Layanan ini cocok untuk pengiriman antarkota dan antarpulau yang mengutamakan kecepatan serta fleksibilitas. Sistem ini juga dapat membantu perusahaan yang sudah memiliki kendaraan atau tim operasional di kota tujuan.
Sebelum mengirim barang, pastikan Anda sudah mengetahui rute, jadwal penerbangan, jenis cargo, berat, dimensi, dokumen, dan lokasi pengambilan barang. Dengan persiapan yang tepat, proses pengiriman Garuda Indonesia Cargo airport to airport dapat berjalan lebih lancar.




